Home » 2016 » November

Monthly Archives: November 2016

Archives

November 2016
S M T W T F S
« Mar   Apr »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  

IQ Tinggi = Sukses?

Masih ingat dengan buku Seven Habits of Highly Effective People karya Stephen R Covey yang pernah saya share? Kali ini saya coba menyunting lagi hasil riset yang dibuat oleh TalentSmart dan pendapat Covey berkaitan dengan peran rumpun kecerdasan emosional (Emotional Quotient – EQ) dalam kehidupan manusia pada umumnya. Dahulu kita selalu “dibombardir” dengan jargon/motivasi bahwa kesuksesan hidup dan kehidupan seseorang sangat ditentukan dengan tinggi-rendahnya IQ (kecerdasan intelegensia), anak-anak yang punya score IQ tinggi menjadi dambaan para “OrTu” karena sudah ada jaminan kesuksesan hidup masa depan akan dapat diraih. Namun saat ini, anggapan bahwa sukses tidaknya seseorang hanya bertumpu pada dimensi ¬†intelektual saja sudah tidak berlaku lagi. Dari beberapa hasil riset mengatakan bahwa peran IQ dalam menopang kesuksesan seseorang itu hanya mengkontribusi antara 10-20% saja. Masih ada kecerdasan lainnya yang lebih dominan menyumbang dibalik suksesnya hidup seseorang itu. Kecerdasan apa saja selain IQ yang perlu kita ketahui?

 

Ada lima rumpun kecerdasan yang selama ini kita kenal

  1. IQ (INTELLEGENCE QOUTIENT)
  2. EQ (EMOTIONAL QOUTIENT)
  3. SQ (SPIRITUAL QOUTIENT)
  4. CQ (CREATIVITY QOUTIENT)
  5. AQ (ADVERSITY QOUTIENT)

Emotional Quotient (EQ) mempunyai peranan penting dalam meraih kesuksesan pribadi dan profesional. EQ dianggap sebagai persyaratan bagi kesuksesan pribadi. Alasan utamanya adalah masyarakat percaya bahwa emosi-emosi sebagai masalah pribadi dan tidak memiliki tempat di luar inti batin seseorang juga batas-batas keluarga. Penting bahwa kita perlu memahami apa yang diperlukan untuk membantu kita membangun kehidupan yang positif dan memuaskan, karena peran EQ ini (58%) akan mendorong mencapai tujuan-tujuan PROFESIONAL kita.

Berikut ini beberapa definisi tentang EQ dari para pakar seperti Daniel Goleman mengatakan “EQ adalah kemampuan untuk mengenali perasaan sendiri, perasaan orang lain, memotivasi diri sendiri, mengelola emosi dengan baik, dan berhubungan dengan orang lain”. Sementara¬†Cooper & Sawaf mengatakan “EQ adalah kemampuan mengindra, memahami dan dengan efektif menerapkan kekuatan, ketajaman, emosi sebagai sumber energi, informasi, dan pengaruh”. Penelitian lain menemukan bahwa individu yang dengan potensi kempemimpian kuat juga cenderung lebih cerdas secara emosional. Riset ini menyarankan bahwa EQ adalah kualitas penting yang perlu dimiliki pemimpin atau manajer.

Kesimpulan “micro” yang boleh diambil dari pendapat dua pakar diatas tentang EQ ini adalah begitu pentingnya meningkatkan kecerdasan emosional (EQ) mutlak kita perlukan karena memiliki kecerdasan emosional (EQ) yang matang akan membuat kita menjadi orang yang dapat lebih memahami, berempati, dan mampu bernegosiasi dengan orang lain. Jika tidak…..kesuksesan akan menghindari kita baik dalam karir maupun dalam kehidupan pribadi………believe it or not?

Bagaimana menurut Anda…………? inginkah punya “income” > US$ 29.000

Ini ada respon dari seseorang bisa dibaca disini

Cermi : Kita Punya Pilihan