Home » iMe » Pengalaman Mengikuti Pelatihan iLearning

Archives

December 2017
S M T W T F S
« Apr    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Pengalaman Mengikuti Pelatihan iLearning

Ini merupakan tulisan (postingan) pertama pada site iMe personal yang saya miliki ini sekaligus juga pengalaman baru bagi saya ketika saya diberikan kepercayaan oleh Kajur Bu Maimunah untuk mengikuti pelatihan di kampus tercinta ini. Pertama kali menerima kesempatan ini saya tidak pernah berpikir untuk apa dan apa manfaat yang nantinya akan saya peroleh dari pelatihan ini. Saya hanya berpikir ini kesempatan yang tidak boleh saya sia-siakan, dengan berbekal “tekad” ingin mengetahui pelatihan yang diberikan yang dikenal dengan sebutan pelatihan iCP (iLearning Certified Profesional) semacam licence untuk dapat mengajar di kelas iLearning saya terima kepercayaan yang sudah diberikan dari Kajur.Ternyata dengan hanya berbekal “tekad” saja saya tidak dapat  mulus mengikuti semua proses pembelajaran-pelatihan iCP4 yang diberikan, jadilah saya peserta yang tereliminasi (minjam istilah peserta yang tersingkir dalam ajang Pemilihan Indonesia Idol yang ditayangkan oleh statsiun TV swasta), namun dengan mengerahkan upaya yang saya miliki walaupun secara tertatih-tatih, saya terus mengikuti dan mengerjakan assignment yang harus dikerjakan dan saya sadari bahwa saya tidak dapat meraih apa yang saya inginkan, namun yang ingin saya sampaikan dari experience ini adalah tekad kuat semangat tinggi harus juga dibarengi dengan mencari tahu makna filosofi pelatihan (iLearning) yang kita ikuti, inilah yang tidak saya pikirkan pada saat saya menerima kesempatan ini. Waktu terus berjalan tanpa dapat kita hentikan, begitu juga dengan hasil sepertinya saya harus menerima dan tidak dapat dicegah bahwa terkadang das sollen dan das sein tidak selalu harus menjadi sama.

das

Secara sederhana pengertian das sollen (dilihat dari aspek manajemen) adalah sesuatu yang seharusnya terjadi atau harapan-harapan yang kita inginkan, sedangkan das sein adalah yang sebenarnya terjadi atau realitas yang terjadi dari adanya das sollen itu, jadi kalau saya umpamakan das sollen saya adalah saya akan dapat mulus, lancar mengikuti pelatihan iCP4 dan dengan mudahnya akan berhasil dengan predikat kelulusan cumlaude, namun upaya dan harapan tersebut ternyata berbeda, saya tidak dapat melanjutkan pelatihan dan jadilah saya peserta yang tereliminasi  itulah faktanya sebagai das sein yang harus saya terima. Cerita tereliminasi dari pelatihan iCP4 masih berlanjut, rupanya pimpinan/instruktur iCP Bapak Untung Raharja entah dengan pertimbangan apa beliau (note untuk Pak Untung : kalau boleh tahu barangkali, apa yah pak yang menjadi pertimbangan bapak sehingga saya diberikan kesempatan lagi?) akhirnya memberikan kesempatan  kepada saya untuk “migrasi”dari iCP4 ke

iCP5-logo

kesempatan kali ini bagi saya sebagai suatu KEHORMATAN yang harus saya junjung dan saya jalankan, saya berusaha untuk tidak tereliminasi lagi dari “kawah candradimuka” kalau boleh saya istilahkan tentang wahana pelatihan iCP ini. Mengapa saya berani-beraninya memberikan istilah ajang/tempat/wahana pelatihan iCP ini sebagai kawah candradimuka? Dalam cerita pewayangan (mungkin teman-teman angkatan “dunia modern” atau “ABG” lainnya tidak begitu familiar dengan cerita pewayangan) kawah candradimuka adalah tempat jabang bayi tetuko alias GatotKaca menjalani pelatihan dan pembentukan fisik dan karakter ditempa dengan segala macam tingkat kesulitan dan kerasnya pelatihan sehingga jadilah seorang GatotKaca berotot baja bertulang besi, mumpuni menjadi seorang ksatria “sakti mandraguna”. Mungkin itulah saya mengasosiasikan  iCP ini sebagai kawah candradimukanya peserta pelatihan iCP5 yang terpilih agar menjadi insan-insan yang lebih “mumpuni” dan “sakti mandraguna” sebagaimana layaknya GatotKaca (Note buat Mbak Ai : Mbak Ai tidak hanya ingin melompat lebih tinggi tapi terbang dan terbang menggapai lebih tinggi lagi layaknya GatotKaca).

 


10 Comments

  1. Ini hasil “jerih payah” postingan pertama, sudah ada yang memberi semangat/apresiasi/masukan dan kritisi yang membangun. Terima kasih atas semua atensi yang diberikan

    • Selamat Pagi juga Pak Agus dan selamat beraktivitas pagi ini
      Tinggal itu saja yang masih saya miliki. (semangat)

  2. Dear P Endang, selamat atas iMe post yang pertama yah. Kenapa saya memilih untuk P Endang pindah iCP4 ke iCP5, karena saya bisa merasakan usaha dan kerja keras nya. Saya sangat menghargai itu, dan ternyata upaya saya tidak sia sia. P Endang ternyata menjadi salah satu top performer dari iCP5. Congratz P Endang.

    • Terima kasih Pak Untung atas semua kesempatan yang telah diberikan, hanya dengan itu (usaha dan kerja keras) yang masih saya miliki dalam mengisi kehidupan dan berbagi dengan sesama.

  3. Waah itu ada bahasa yg g ai pahami Pak Endang,
    kasih tau doong pak apa itu das sein, das solen dan kawah candradimuka.
    hehe

    mungkin iMe nya bisa lebih detail.
    Semangat pak endang.

    Pasti bisa lolos di iCP5 kali ini..

Leave a comment