Home » Articles posted by Endang Suryana (Page 2)

Author Archives: Endang Suryana

Archives

December 2017
S M T W T F S
« Apr    
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Penilaian Objektif (PO)

is (12)

Memberikan penilaian terhadap seseorang (murid, mahasiswa) oleh pendidik (guru, dosen) harus senantiasa mengacu pada objektivitas, atau dengan kata lain penilaian harus objektif jauh dari sifat-sifat yang mengandung unsur subjektif. Pertanyaan kini muncul apa kriteria penilaian objektif dan mengapa harus objektif?

Sebelum menjawab dua pertanyaan itu ada baiknya terlebih dahulu memahami arti dari penilaian itu sendiri, menilai dan penilaian tidak akan terpisahkan dari adanya hasil dan prestasi, kompetensi dan indikator lainnya yang dijadikan tolok ukur (standar) tertentu dalam menentukan keberhasilan.

Penilaian dikatakan objektif jika senantiasa memiliki kejelasan tujuan yang ingin dicapai, penilaian objektif akan selalu mengacu pada aturan dan keteraturan, penilaian objektif harus berpangkal pada adanya keinginan untuk menciptakan/meningkatkan prestasi dan penilaian objektif tentunya harus dapat menciptakan keselarasan, keserasian, dan keseimbangan (harmonisasi)

Dilihat dari sudut pandang sebagai seorang pendidik (guru, dosen) hal pertama jelas dalam melakukan penilaian harus ada satu tujuan (goal) yang akan dicapai artinya seorang pendidik harus memiliki sense of goal . Pendidik harus sudah tahu tujuan penilaian itu adalah mengukur kemampuan atau kompetensi peserta didik setelah dilaksanakannya proses pembelajaran. Hal kedua dalam melakukan penilaian, pendidik dituntut harus menyadari adanya sense of regulation (keteraturan), sebagai contoh adanya aturan memberikan dan membuat soal (dalam bentuk pilihan ganda dan atau essay misalnya) ada batasan waktu penyelesaian tugas dan lainnya yang harus ditepati. Proses penilaian yang objektif juga harus mampu membuat setiap peserta didik (murid, mahasiswa) untuk berprestasi dan menemukan potensi unik yang dimiliki oleh masing-masing peserta didik. Hal lain yang ketiga adalah seorang pendidik dituntut memiliki sense of achievement,  sebagai contoh ketika peserta didiknya mengalami masalah dalam pembelajarannya, maka seorang pendidik harus memiliki kemauan dan kemampuan melakukan Achievement  Motivation Training (AMT) memberikan motivasi dan semangat kepada mereka. Ingatlah tidak ada peserta didik (murid, mahasiswa) yang bodoh, yang ada adalah peserta didik yang malas. Kemalasan hanya membuahkan hasil (nilai) yang rendah. Dan yang terakhir pendidik harus memiliki sense of harmony yang akan menciptakan keselarasan, keserasian, dan keseimbangan. Ketika telah ada standar penilaian yang baku, maka peserta didik akan merasakan keadilan dari nilai yang didapatkannya, dengan sistem penilaian yang berlandaskan pada obejektivitas akan sama-sama menguntungkan kedua belah pihak, bahwa pendidik bisa melihat kemampuan setiap peserta didiknya, dan peserta didikpun merasakan kemampuan apa yang telah dikuasainya.

Jadi mengapa harus Penilaian Objektif? artinya yang menilai dan yang dinilai akan mengerti dan memahami bahwa penilaian objektif mempunyai tujuan yang jelas antara lain mengetahui kemampuan, keterampilan, kompetensi, prestasi dll. yang menilai dan yang dinilai memiliki kesamaan dan kesatuan dalam pemikiran bahwa obejektivitas penilaian itu senantiasa berlandaskan pada aturan yang baku (standar) bukan keluar dari aturan pribadi (pendidik) dan aturan itu akan selalu mengikuti keteraturan berkelanjutan, dengan penilaian objektif pendidik dan peserta didik yang dinilai dapat merasakan bahwa segala daya upaya harus dilakukan untuk mencapai prestasi tertentu bukan hanya berlandaskan “belas kasihan” semata atau mungkin ada personal interest lainnya yang melatarbelakangi penilaian itu sehingga unsur objektivitasnya menjadi kabur, selanjutnya penilaian objektif akan menciptakan harmonisasi antara pendidik dan peserta didik yang dinilai (tidak akan muncul unsur kecurigaan terhadap pendidik/penilai,  semua sudah jelas, terukur, teratur dengan segala aturan yang sudah diketahui oleh semua yang berkepentingan).

Adanya kesadaran akan tujuan, aturan dan keteraturan, prestasi dan harmonisasi empat hal ini  tentunya harus sampai juga kepada pemikiran peserta didik secara utuh. Adalah suatu keniscayaan jika pendidik mampu melakukan transfer of knowledge keempat unsur ini sehingga menyatu dalam pemikiran pendidik dan anak didik, niscaya akan muncul rasa percaya (TRUST) bahwa pendidik (guru, dosen) telah memberikan penilaian secara objektif. Peserta didik tidak akan merasa lagi “diperlakukan” tidak adil atau dinilai berdasarkan like and dislike  semata ………………………….SELAMAT MENILAI (Objektif)

Pengalaman Melaksanakan Presentasi iDu Class Lengkap

   ilearning

Hari Selasa, 25 Maret 2014 adalah hari pembabakan terakhir dari rangkaian proses pelatihan iCP5 yaitu melakukan presentasi iDu New Class Complete dihadapan pimpinan/instruktur iCP5 Bapak Ir. Untung Raharja, M.T.I. (UR). Bersukur request saya ke Pak UR untuk melakukan presentasi pada pukul 11.30 dikabulkan. Jadilah saya berangkat dari SOHO (ini asli rumah ku lho yang difungsikan sebagai Small Office Home Office), setelah beres-beres sisa pekerjaan malam harinya, berangkat melalui jalur biasa yang sering disebut “Jalur Sutera” sekaligus menjadi “Jalur Neraka” nya orang-orang kantoran yaitu mulai Alam Sutera ke arah utara menuju Tangerang Kota, tak kenal ampun, tidak pula mengenal pagi hari, siang hari sampai larut malampun sepanjang jalan itu tidak pernah sepi dari pertunjukan………PAMER PAHA (eit………jangan berasosiasi yang bukan-bukan dulu yah) ini akronim dari Padat Merayap tanPa Harapan sudah saking padatnya kendaraan yang melintas di jalur ini kemacetan menjadi rutinitas setiap hari yang tidak dapat dihindarkan lagi, sampai di kampus tercinta jam sudah menunjukkan pukul 11.10 berarti hari ini saya menghabiskan waktu selama hampir 70 menit “merayap” dari rumah ke kampus yang hanya berjarak kurang lebih 10 Km.

Langsung menuju ruang kerja Pak UR, masih ada “tamu” kelihatannya sedang beraudensi dengan Pak UR, ternyata “tamu” tersebut rupanya sang Pembuat Mascot  iCP5-logo yang energik Mbak Ai.  Setelah dipersilakan masuk, chit chat sebentar dengan Pak UR, langsung kesasaran membedah hasil kerja penugasan ke 5 iDu Class Complete.

Tugas membuat iDu Class  walau sudah diberikan perpanjangan waktu penyelesaiannya, tetap masih ada rasa was-was apakah hasilnya dapat “sempurna” dan dapat diterima sesuai harapan. Satu per satu iDu Class saya dengan mengambil nama kelas MT185 mata kuliah Marketing Management  mulai dibedah dan dapat dilihat melalui layar monitor, waktu berjalan terus sementara tidak ada komentar yang “berat-berat” dari Pak UR (Alhamdulillah saya berguman, mudah-mudahan  lancar-lancar juga selanjutnya). Tampilan pertama ketika kita membuka kelas langsung tertuju ke halaman pembuka “Selamat Datang” yang memang telah disetting kesana. Ada catatan yang harus diperbaiki tentang konten “Selamat Datang”, diharapkan dosen dapat menempatkan link profil dirinya yang ada di WIDURI langsung di halaman ini dan juga informasi silabus mata kuliah dapat ditempatkan dihalaman selamat datang juga.

Dari halaman pembuka “Selamat Datang” menuju ke “Lesson”, saya sudah menyiapkan bahan ajar untuk 14 pertemuan semua bahan ajar ditempatkan di site iMe Class. Ada beberapa masukan dan komentar dari Pak UR tentang konten bahan ajar yang ditempatkan di iMe Class. Bahan ajar yang saya buat menggunakan format PPT yang saya ubah menjadi tampilan PDF (dengan asumsi besaran filenya dapat lebih kecil dibanding menggunakan format PPT agar tidak terlalu berat membebani proses upload). Sedapat mungkin menurut Pak UR bahan ajar jangan dibuat menggunakan format PDF atau format lainnya, artinya bahan ajar langsung menyatu di halaman iMe. Satu lagi masukan dari Pak UR yang sangat bagus menurut saya adalah mengajak mahasiswa untuk berpartisipasi  dalam upaya mengembangkan bahan ajar yang sudah kita siapkan dengan cara “mengundang” mereka untuk mau menulis dan memperkaya bahan ajar di iMe Class kita,  cara yang paling “mudah”  mengajak mereka melalui penugasan-penugasan dengan memberi tempat sebagai  “Author “ di iMe Class kita (dan  tentunya juga wajib diberikan reward kepada mahasiswanya berupa SC).

Keluar dari bahasan “Lesson” masuk ke bagian  “Assignment”  prinsipnya kelihatan tidak ada masalah serius di bagian ini, secara proposional juga, pembobotan sudah sesuai dengan aturan akademik yaitu UAS diberikan bobot  40%, UTS 30% dan sisanya 30% untuk tugas-tugas yang harus dikerjakan oleh mahasiswa dengan variasi tugas dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Ada contoh yang menarik dari iDu Class Rekan QA (Mbak Ai) selama ini nilai yang kita berikan adalah memakai angka maksimal 100,  QA menggunakan angka maksimal nilai itu adalah 1.000  besaran angka ini tentunya mempunyai dampak psikologis yang postif bagi mahasiswa untuk  menjadi lebih  semangat lagi.  Sementara  penugasan lainnya (sisa 30%) itu dapat di “split” menjadi  beberapa bentuk penugasan, contoh assignment  iDu Class QA adalah dengan memperbanyak penugasan dalam bentuk QUIZ, banyak manfaat yang dapat diambil dari pemberian tugas dalam bentuk QUIZ ini, yang pertama ini dapat dijadikan indikator  kehadiran mahasiswa (absensi-attendance), hal lain QUIZ dapat dijadikan kisi-kisi untuk pendalaman materi soal UTS maupun UAS, jadi ada aspek “pushing power” yang postif kepada mahasiswa untuk tetap dapat menghadiri kelas sampai tuntas.

Tiga bagian utama iDu Class selesai dipresentasikan, saya mempunyai pengalaman lain seusai presentasi ini setelah kurang lebih tiga bulan dimulai sejak tanggal 20 Januari 2014, saya dan beberapa rekan  dosen lainnya masuk “kancah” ajang pelatihan dan pembelajaran dalam kelas iCP5. Interaksi dengan rekan kelas demikian intens sepertinya tidak ada jarak atau pembeda, dirasakan semua “bebas” seolah tanpa beban ketika kita dihadapkan pada masalah/tugas dapat disampaikan dengan lugas tuntas saling membantu dalam kebersamaan (tua – muda, “besar – kecil”) Catatan : diantara teman kelas iCP5 ini kebetulan barangkali dilihat dari aspek apapun saya adalah peserta yang paling “tertua dan terbesar badannya” setelah Pak Al Husein kali yah ….he…he…he…. ini  pengakuan yang paling jujur kali ya yang pernah saya ucapkan.

Picture5

Inilah “dahsyat” nya kelas iCP5, di kelas ini kita punya Pak Agus yang selalu “one step ahead”  jika ada rekan sedang dalam kesulitan menyelesaikan tugas, beliau lah menjadi “petugas P3K” (Pertolongan Pertama Pada Kesulitan……menyelesaikan assignment yah Pak)  yang paling handal dan terdepan berada di lokasi (Rinfo), kelas ini juga memiliki “QA” (Mbak Ai) yang senantiasa membantu  memberikan pencerahan  dalam “kegelapan tugas” siap untuk “terbang dan terbang” menggapai cita-cita setinggi langit  (younger, energic, smart, humble). Tak ketinggalan kelas ini juga memiliki “penyair, sastrawan” yang unik menarik dari setiap motivation talk nya dirangkai bait demi bait  dengan bahasa yang puitis, siapa lagi kalau bukan Pak Hasan Basri orangnya yang bisa seperti ini. (walaupun dipenghujung pelatihan ini kita tidak lagi dapat mendengar puisi-puisinya “berkumandang” di Rinfo), and……last but not least kelas iCP5 bangga memiliki sosok pimpinan/instruktur iCP seperti Pak Untung Raharja yang senantiasa tanpa mengenal kata bosan-lelah membimbing peserta kelas iCP5 dengan tulus dan penuh atensi memberikan yang terbaik bagi semua peserta pelatihan.

Itulah sebahagian kecil pernak-pernik yang unik yang dimiliki oleh kelas iCP5 ini, tanpa mengurangi rasa hormat kepada rekan kelas lainnya, saya ingin menyampaikan terima kasih atas kebersamaan yang telah terbina dan dirasakan selama beberapa bulan yang lalu, mudah-mudahan tidak berhenti dan selesai sampai disini saja. Dunia pendidikan menanti kontribusi kita untuk terus berkiprah dan menjadikan Pribadi Raharja nantinya menjadi insan yang berguna bagi nusa dan bangsa.

Laporan Assignment 5

Menyelesaikan Penugasan ke 5 dari iCP5

Hari ini Kamis, 20 Maret 2014 seingat saya adalah tengat waktu terakhir untuk men “submit” jawaban assignment 5 (Note : setelah saya cek kembali ternyata due date submit adalah tanggal 25 Maret 2014) karena ada revisi penugasan yang semula  tugas pertama hanya ditugaskan membuat contoh  bahan ajar (lesson) sebanyak 3 lesson diubah menjadi 14 lesson begitu juga untuk contoh penugasan pembuatan soal UTS dan UAS harus menjadi lengkap selayaknya standar soal UTS dan UAS. Tugas lainnya tidak mengalami perubahan seperti membuat logo kelas, pengumuman, kalender (pengingat)  dan  assignment lainnya dalam bentuk yang berbeda.

Khususnya dalam men “submit” penugasan revisi ini saya menghadapi kendala, karena saya tidak memiliki kesempatan lagi untuk mengirim jawaban penugasan hasil revisi tersebut, mengingat saya sudah “over limit” submit yang dibatasi maksimum 3 kali (Note : Sebelumnya tugas assignment 5 ini yang non-revisi sudah selesai dikerjakan dan sudah di submit). Untuk solusinya, pertama saya mengirim email kepada Pak Untung Raharja (selaku Pimpinan/Instruktur Kelas iCP5) minta ijin diberikan kesempatan dibuka kembali “submit” jawaban assignment 5 yang telah over limit tersebut.

Sambil menunggu persetujuan dibuka kembali submit assignment 5 (Note : Pada saat saya menulis laporan ini, submit jawaban sudah dapat dibuka kembali), selesai submit,  saya menulis laporan ini sebagai bentuk bagian dari pertanggungjawaban saya atas penyelesaian tugas yang diberikan selama mengikuti kelas iCP5.

Berikut ini saya sertakan guntingan shootscreen dari hasil penugasan assignment 5 yang telah direvisi.

Membuat iDu Class

Status : 100%. Berhasil

Nama Kelas : Marketing Management MT185

Bukti :  Terlampir (shootscreen)

Saya lampirkan bagaimana cara membuat  ”Class”  dan “Lesson” (ini hasil suntingan Transcript Chat saya dengan iDuHelp)

Endang Suryana : Saya sedang mengerjakan tugas di iCP5 untuk membuat iDu class, bagaimana tahapan-tahapan yang harus saya kerjakan?

Fatimah : untuk membuat class di iDu anda bisa mengikuti langkah-langkahnya di link berikut http://iran.raharja.info/index.php?action=artikel&cat=10&id=368&artlang=id

Fatimah : untuk membuat lesson di iDu class anda dapat mengikuti langkah-langkahnya di link berikut http://iran.raharja.info/index.php?action=artikel&cat=10&id=568&artlang=id

2. Membuat  14 bahan ajar dengan menggunakan “page” pada setiap pertemuan

Status : 100%. Berhasil  (catatan : bahan ajar dimasukkan dalam site iMe Class)

Bukti : Terlampir (shootscreen)

    

Bahan ajar dimasukkan dalam iMe Class

Status : Berhasil

Bukti : Terlampir

Dapat juga di klik linkl ini

3. Membuat penugasan-penugasan untuk mahasiswa peserta kelas iLearning antara lain dalam bentuk soal baik  jenis pilihan ganda maupun essay, membuat beberapa  penugasan dalam bentuk lainnya  (minimal  5 bentuk penugasan )

Status : 100%. Berhasil

Bukti : Terlampir (shootscreen)

 4. Membuat logo kelas

Status : 100%. Berhasil

Bukti : Terlampir (shootscreen)

LogoMM

Catatan tambahan : Membuat/mengganti logo kelas dapat dilakukan dengan mudah caranya sebagai berikut : Pertama kita siapkan Logo Kelas yang akan kita muat sebagai pengganti default logo (artinya kita harus buat sendiri terlebih dahulu Logo Kelasnya simpan di folder komputer Anda untuk di upload)

Masuk ke menu Class (klik) muncul tampilan

5. Membuat “News” dan “Selamat Datang”

Status : 100%. Berhasil

Bukti : Terlampir (shootscreen)

6. Membuat pengingat di “Kalender”

Status : 100%. Berhasil

Bukti : Terlampir (shootscreen)

7. Membuat/menyiapkan soal untuk UTS dan UAS

Status : 100%. Berhasil

Bukti : Terlampir (shootscreen)

Tugas dalam bentuk lainnya

Diskusi Kelompok

Tugas  Individual

Demikian laporan ini dalam CerMe ini dibuat dengan tujuan yang pertama adalah sebagai bentuk tugas standar yang harus dibuat oleh peserta kelas pelatihan iCP5, hal lain adalah sebagai bentuk “pembuktian” bahwa peserta iCP5  telah mengerjakan tugas tersebut secara tuntas dalam upaya untuk mencapai “kesempurnaan”. 

Dengan semangat dan filosofi : lebih bak melakukan sesuatu daripada hanya tinggal berdiam diri saja, maka saya lakukan sesuatu yaitu menulis laporan dalam bentuk CerMe ini.

Assignment 5 Kelas iCP5

Laporan penyelesaian penugasan kelima dari proses pembelajaran iCP5 Tugas ini adalah merupakan tugas “inti” dari seluruh proses penugasan yang diberikan untuk peserta kelas iCP5, mengingat proses penyelesaian penugasan ini  merupakan bagian terpenting bagi seseorang yang nantinya akan menjadi dosen di kelas iLearning, maka diperlukan keseriusan dan kesungguhan yang ekstra tentunya agar tugas ini dapat diselesaikan dengan baik dan benar. Pekerjaan yang harus diselesaikan dengan baik dan benar antara lain :

  1. Membuat kelas untuk mahasiswa iLearning di iDu
  2. Membuat bahan ajar ”Lesson” untuk mahasiswa kelas iLearning (catatan : bahan ajar dimasukkan dalam iMe Class yang harus dibuat terlebih dahulu dengan nama mata kuliah berdasarkan kode kelas yang diampu)
  3. Membuat penugasan-penugasan untuk mahasiswa peserta kelas iLearning antara lain dalam bentuk soal baik  jenis pilihan ganda maupun essay, membuat beberapa  penugasan dalam bentuk lainnya  (minimal  5 bentuk penugasan )
  4. Membuat logo kelas
  5. Membuat  ‘News” dan “Selamat Datang”
  6. Membuat pengingat di “Kalender” (antara lain jadwal UTS dan UAS)
  7. Menyiapkan bahan (soal) untuk UTS dan UAS

1. Membuat iDu Class

Status : 100%. Berhasil (catatan : karena saya sudah pernah mengikuti penugasan ini sebelumnya di kelas yang lain, saya sudah mempersiapkan kelas tersebut. Peserta lainnya harus membuat permohonan terlebih dahulu sebagai dosen untuk  dapat membuat “Class”) Nama Kelas : Marketing Management MT185

Bukti :  Dapat juga dilihat di link ini Perguruan Tinggi Raharja

Kelas

Saya lampirkan bagaimana cara membuat  ”Class”  dan “Lesson” (ini hasil suntingan Transcript Chat saya dengan iDuHelp)

Endang Suryana : Saya sedang mengerjakan tugas di iCP5 untuk membuat iDu class, bagaimana tahapan-tahapan yang harus saya kerjakan?

Fatimah : untuk membuat class di iDu anda bisa mengikuti langkah-langkahnya di link berikut http://iran.raharja.info/index.php?action=artikel&cat=10&id=368&artlang=id

Fatimah : untuk membuat lesson di iDu class anda dapat mengikuti langkah-langkahnya di link berikut http://iran.raharja.info/index.php?action=artikel&cat=10&id=568&artlang=id

2. Membuat “lesson” bahan ajar dengan menggunakan “page” pada setiap pertemuan

Status : 100%. Berhasil  (catatan : bahan ajar dimasukkan dalam site iMe Class)

Bukti :  Dapat juga dilihat di link ini  Bukti Assignment

Lesson

3. Membuat penugasan-penugasan untuk mahasiswa peserta kelas iLearning antara lain dalam bentuk soal baik  jenis pilihan ganda maupun essay, membuat beberapa  penugasan dalam bentuk lainnya  (minimal  5 bentuk penugasan )  

Status : 100%. Berhasil

Bukti : Dapat juga dilihat di link ini Penugasan

Assignment

 

Quiz 1

 

Quiz2

4.  Membuat logo kelas

Status : 100%. Berhasil Bukti : Terlampir (shootscreen)

Logo Kelas

5. Membuat “News” dan “Selamat Datang”

Status : 100%. Berhasil

Bukti : Terlampir (shootscreen)

News

Selamat Datang

6. Membuat pengingat di “Kalender”

Status : 100%. Berhasil

Bukti : Terlampir (shootscreen)

Pengingat

7. Membuat/menyiapkan soal untuk UTS dan UAS

Status : 100%. Berhasil (base on paper)

 

Pengalaman Menyelesaikan Assignment 4

Picture2Picture2

Ini merupakan cerita episode empat dari proses pembelajaraan iLearning kelas  iCP5, kembali disibukan dengan  menyelesaikan tugas antara lain masuk ke tahapan yang lebih ‘rumit’, kompleks dan yah lebih sophisticated   (note: menurut ukuran saya begitu juga).

Diawali tugas pertama yaitu membuat akun WIDURI, pertama kali membaca dan mendengar  WIDURI memang ini sudah akrab ditelinga saya, imajinasi saya tentunya melayang ke satu  judul lagu yang cukup populer pada masanya (tahun berapa yah…. Lupa lagi, ah pokoknya lagu jadul deh). Saya berfikir ada apa gerangan hubungannya yah RAHARJA dengan WIDURI ini,  apa mau buat semacam idol-idol an layaknya  tayangan di TV, begitu kira-kira pemikiran awal saya. Ternyata pemikiran dan asosiatip saya berbeda sama sekali setelah saya mencoba mencari tahu makna dari WIDURI yang ada di RAHARJA ini. Sebuah terobosan berani dan cerdas menurut saya,  RAHARJA telah meng “create” WIDURI sebagai sarana PRIBADI RAHARJA  untuk mau dan mampu menulis dalam bentuk tulisan Ragam Ilmiah begitu kira-kira objective yang dapat saya tangkap tentang keberadaan WIDURI ini, seratus persen saya mendukung, karena setiap PRIBADI RAHARJA sekarang ini bukan  semata-mata hanya menyandang sebagai  “Masyarakat Terpelajar”  lagi,  lebih dari itu adalah PRIBADI RAHARJA sudah harus mempunyai semangat sebagai bagian dari “MASYARAKAT  ILMIAH”  (Scientific Society).  Dengan menunjukkan cara berfikir dan bertindak yang ilmiah tentunya, antara lain disamping PRIBADI RAHARJA sebagai  konsumen dari  ILMU saatnya kini PRIBADI RAHARJA menjadi produsen ILMU dan menjadikan RAHARJA  “Gudang” ilmunya  I.T dan Komputer.

 

Kembali ke CerMe ini, dasarnya saya memang bukan “orang IT” melihat dan membaca beberapa tulisan yang sempat saya cari di mesin pencarinya  meningkatkan suhu  ThermoiLearning  saya untuk  menulis dan menulis. Ternyata hasil tulisan saya…………….. seratus persen KELIRU, betul-betul keliru begitu kata Jaya Suprana (Owner Jamu Cap Jago) pencipta ilmu KELIRUMOLOGI. Dan “hebat”nya lagi kekeliruan ini berani saya publish (PD aja lagi yah udah keliru pake di publish segala  he……he….he),  namun dibalik itu saya mendapat ilmu baru berkat masukan dari rekan-rekan (Averroes, Fantasy8 , GengUR,  koreksi jika salah tulis disitu ada Kiki Amalia, Yessi Frecillia, Winiarti) dan sudah barang tentu ketua “Geng”nya  sendiri yaitu Pak UR memberikan masukan/kritisi yang konstruktif tentang tulisan perdana saya di WIDURI dengan mengambil  judul dari DMW yaitu Blue ocean (hurup “o” pada ocean memakai hurup kecil, ini sesuai tulisan judul dalam DMW). Intinya yang ingin saya sampaikan dari pengalaman ini adalah……….. GAGAL!,  SIAPA TAKUT?  Karena orang yang takut gagal tidak akan pernah menemukan keberhasilan!  Masih ingat tulisan Pak Agus tentang Thomas Alfa Edison (TAE)?  ‘’Dari 999 kegagalan yang saya alami saya menemukan  1.000 keberhasilan’’  demikian ujar TAE dan………..jika dahulu TAE tidak pernah mengalami kegagalan sampai 999 kali, barangkali dunia ini ketika malam tiba masih menjadi gelap gulita tanpa lampu penerangan, betul?

Picture5

Dan tentunya Anda juga ingin tahu ending dari CerMe kekeliruan saya ini? Belief it or Not, tulisan perdana saya (mengambil judul dari DMW) Blue Ocean dengan segala kekeliruannya setelah “divermaak” habis-habisan berakhir dengan happy ending, sekali lagi…….. it’s wonderful, Belief it , “Blue Ocean” mendapat apresiasi berupa SC dari Pak UR.

Alhamdulillah inilah SC saya yang ketiga yang saya peroleh.  Jadi kemarin saya  berandai-andai,  seandainya saya tidak memiiliki ‘’keberanian’’  untuk mem publish  tulisan saya Blue Ocean ini dan saya selalu dibayangi dengan stigma rasa takut akan GAGAL, GAGAL,  barangkali sampai detik inipun tulisan yang sekarang rekan-rekan baca ini tidak akan pernah ada. TAE mengalami 999 kali kegagalan dan mendapatkan  1.000 keberhasilan dan saya…………….baru satu kali menulis keliru (gagal)……….sudah mendapatkan dua keberhasilan, imagine guy  from one failure, get two achievement, yes!  exactly dua keberhasilan bayangkan, satu keberhasilan saya dapat menulis di WIDURI, satu lagi keberhasilan lainnya mendapat apresiasi berupa SC. Sekali lagi jangan takut gagal, jangan takut gagal. Keep in mind……..Tomorrow is not a gift it’s an achievement.

Ini tulisan saya dengan judul  Blue Ocean yang  telah “merepotkan” itu dan sebagai komparasinya  Red Ocean

 

Picture6

Baik saya lanjut dengan ceriita lanjutannya yaitu ketika ilmu yang sudah saya peroleh ini harus juga dapat “ditularkan”  kepada PRIBADI RAHARJA yang lainnya. Semester ini lumyanlah saya mendapat kelas kembali for beginner, kurang lebih 200 mahasiswa baru dalam lima kelas angkatan 2013-2014, betul-betul masih “fresh from the oven”  baru bergabung satu semester dengan RAHARJA. Minjam istilah Pak Dendy Jonas saya mulai mengintai mencari “mangsa” mahasiswa ampuhan saya untuk ditulari ilmu menulis. Setelah “tebar jaring pesona” kiri kanan, depan belakang, akhirnya  jejaring saya ada isinya…….. Alhamdulillah. Minimal mereka tahu RAHARJA memiliki segudang fasilitas pembelajaran yang siap untuk digunakan dan memiliki Value Advantage yang sangat-sangat bermanfaat bagi perkembangan dunia pendidikan dan proses belajar mengajar mahasiswanya. Tiga orang mahasiswa sedang berproses mendalami dan memahami  iLearning dan mulai menulis, membuat profil di WIDURI. Dan sekarang sambil terus berproses saya menunggu dan mengevaluasi  hasil tulisan mereka, walaupun secara teknis kemampuan saya belum memadai untuk memberikan tutorial, namun dengan keberadaan iDuHelp mahasiswa digiring untuk bertanya ke  iDuHelp jika menghadapi  kendala atau persoalan teknis lainnya, sementara itu saya menggiring mereka untuk memiliki kemampuan menulis menggunakan  Bahasa  Indonesia Ragam Tulis Ilmiah dalam mata kuliah Bahasa Indonesia yang saya ampu.

Itulah sekilas CerMe saya dalam proses menyelesaikan penugasan ke empat kelas iCP5 ini, saya ingin mengakhiri tulisan saya ini dengan kata-kata bijak yang saya ambil dari beberapa sumber .

“Jika saya memberi  Anda satu sen, maka Anda akan menjadi lebih kaya satu sen, dan saya akan lebih miskin satu sen. Tapi jika saya memberi Anda sebuah ide,  Anda akan punya  ide baru. Tapi saya juga tetap memiliknya” .   ( Albert Einstein)

“Pengetahuan akan menjadi pengetahuan sejati bila diperoleh dengan usaha pemikiran, bukan ingatan” (Leo Tolstoy)

“Hidup dengan melakukan kesalahan akan tampak lebih terhormat daripada selalu benar karena tidak pernah melakukan apa-apa”. (George Bernard Shaw)

“Kegagalan adalah satu-satunya kesempatan untuk memulai lagi dengan lebih cerdik”. (Henry Ford)

Assignment 4 iCP5

Tugas ke 4 dari iCP5 antara lain :

Membuat account di Widuri, lalu memuat 2 artikel, satu tentang dirinya pribadi (contoh http://widuri.raharja.info/index.php?title=Untung_Rahardja) dan satu lagi tentang Raharja (contohhttp://widuri.raharja.info/index.php?title=Perguruan_Tinggi_Raharja) dan diambil dalam DMW (Daftar Merah Widuri ). Harus ditulis dengan baik dan menarik untuk mendapatkan nilai penuh. Perlu juga memperhatikan apa kata kuncinya yang harus diketik sebelum artikelnya bisa keluar melalui Google. Lalu tuliskan pengalaman singkat melalui pengalaman Widuri ini melalui iMe.

(Catatan: Kalau tentang diri pribadi sudah pernah dibuat, carikan tentang diri pribadi orang lain dan silahkan kamu tulis dengan melakukan komunikasi dengan orangnya.)

Juga invite 1 new Widuri user, lalu lakukan hal yang sama diatas.

Tugas

Membuat akun WIDURI

Status : Tercapai

Bukti :

Membuat Profil di WIDURI

Status : Profil sendiri sudah ada, tetapi perlu direvisi, hasil trevisi sudah selesai dengan kata kunci Endang Suryana

Bukti

http://widuri.raharja.info/index.php?title=Endang_Suryana

Membuat profil Pribadi Raharja yang lain

Status : Berhasil

Bukti

http://widuri.raharja.info/index.php?title=Rizki

Membuat Artikel dari DMW

Status : Berhasil dengan kata kunci Blue Ocean

Judul artikel dari Daftar DMW Nomor 371 demgan judul Blue Ocean

Bukti Terlampir :

DMW

http://widuri.raharja.info/index.php?title=Blue_ocean

Menulis Artikel lainnya di Widuri

Status berhasil

Bukti

http://widuri.raharja.info/index.php?title=Red_Ocean

Mengajak satu orang Pribadi Raharja untuk melakukan hal yang sama.

Status : Berhasil

Bukti :

http://widuri.raharja.info/index.php?title=Saptono_Ramadhan

http://widuri.raharja.info/index.php?title=Bahasa_Indonesia

Pengalaman Menyelesaikan Penugasan ke 2 iCP5

Tugas pertama telah selesai dikerjakan, dihadapkan kembali dengan tugas kedua dan……waaaw  jika melihat dari instruksinya mulut ini rasanya ingin berteriak sekeras-kerasnya. Tantangan didepan semakin berat rasanya, pertama pada saat diluncurkannya penugasan ini ada keinginan untuk menikmati Long Week End  bertepatan dengan libur Tahun Baru Imlek, apa daya tugas kedua sudah di launch walaupun begitu ada sedikit kegembiraan setelah selesai mengkuti rapat dosen hari Kamis tanggal 30 Januari 2014, saya (dan seluruh teman kelas iCP5) diundang oleh Pak Untung Raharja untuk menerima………………….ang pau Gong Xi Fat Cay 2565. (Tiong hie Pak, Sie- sie ………….betul gak pak yah penulisannya)

Tugas 2 yang harus dikerjakan adalah :

  1. Masuk ke ilearning.me
  2.  Register dengan memakai Rinfo
  3. Menunggu konfirmasi email dari Rinfo
  4. Kembali ke ilearning.me untuk login menggunakan username dan password baru.
  5. Dalam web ime nya tolong diisi pengalaman pembelajaran iLearning.
  6. Ada huruf yang di bold, italic dan underline. Ada link dan ada gambar.
  7. Gravatar harus dilakukan dengan benar.
  8. Mengajak 2 orang PribadiRaharja yang belum memiliki iMe, untuk melakukan hal dari 1 sd 7 yang disebut diatas.
  9. Ada comment yang ditulis di post sendiri dan di post teman di ilearning.me .

(Ada 9 step tugas yang harus dikerjakan…………………………………..

Jumat, Sabtu, Minggu (31 Januari, 01 ,0 2 Februari) mantengin eMail…………………….peceklik eMail, barangkali saja ada info-inspirasi untuk segera  Do it  begitu kata Pak Agus. Buka site  http://idu.raharja.info/  saya teringat  waktu saya ikut  kelas iCP4 saya sudah memiliki user iMe, saya buka-buka masuk ke http://ilearning.me/, tanpa pikir panjang  lagi login memakai user name dan password iMe saya, berkali-kali error, gagal maning gagal maning, saya kirim eMail, berikut langkah-langkah dengan menyertakan guntingan PrintScreen nya, barangkali saja ada yang dapat membantu keluar dari kebuntuan ini, beluma ada solusi.

Hari Senin 03 Februari 2014 perkuliahan perdana dimulai (Yesss! I Like Monday), senang rasanya dapat berjumpa lagi dengan rekan/kolega di kampus. Akhirnya………………. saya dapat bertanya kiri-kanan ada Bu Meta, Bu Mulyati rekan kelas waktu di iCP4 (Trims Bu Meta, Bu Mul atas bantuan dan arahannya) setelah melalui proses yang cukup “menegangkan” akhirnya site iMe diperoleh dan berproses terus untuk mendapatkan akun gravatar, masuklah saya ke dunia WP (WordPress) untuk mengolah kata merangkai kalimat  mengerjakan penugasan selanjutnya.

Picture1

Sampai disini tugas belum selesai, saya harus  segera dapat “downline” istilah Bung Dendy Jonas untuk mentransfer “pengetahuan” yang baru didapat ini kepada Pribadi Raharja lainnya. Inilah titik crusial saya mencari dan mendapatkan Pribadi Raharja yang dapat diajak  berkiprah dalam proses membudayakan iLearning ini. Upaya yang sudah terjalin selama ini dengan beberapa orang Pribadi Raharja belum mendapat hasil yang menggembirakan, tahapan yang paling mendasar secara intens  melalui eMail terus dilakukan, untuk mendapatkan dua orang yang dapat “ditulari” membuat user name iMe dan site iMe belum menunjukkan titik terang……………………………..dan aaaaaah sampai menjelang date line saya tidak dapat mewujudkan secara sempurna mentransformasikan pengetahuan dan “keahlian” saya ini kepada orang lain.  

Dari kegagalan saya membawa dua Pribadi Raharja untuk berkiprah di iLearning secara  kecil-kecilan saya sedikit membuat kajian dari tidak berhasilnya saya membawa minimal dua orang Pribadi Raharja ikut membudayakan iLearning ini. SWOT Analisis mungkin dapat dijadikan pijakan sebelum kita mulai melakukan penjajagan dan penyaringan calon-calon Pribadi Raharja yang akan dijadikan “target” transformasi iLearning ini. dengan mengetahui Strength dan Weakneses  yang sudah kita ketahui, kita pasti dapat mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi. Contoh kecil aspek Weakneses (kelemahan) saya adalah saya tidak memiliki jejaring “pertemanan” dengan mahasiswa senior (misalnya mahasiswa yang sedang atau akan melakukan penelitian untuk tugas akhir, atau mahasiswa bimbingan), yang relatif lebih mudah untuk dapat diajak berkiprah dalam proses ini. Saya mengantisipasi hal ini dengan secara intens melakukan pendekatan kepada mahasiswa yang saya ampu (kebetulan karena rumpun mata kuliah yang saya ampu ini diberikan untuk mahasiswa-mahasiswa baru) jadilah saya seoarang single fighter  dengan “kegigihannya” hanya dapat memberikan “pembekalan” saja kepada mahasiswa “yunior”.  Namun ini bukan merupakan excuse atau semacam alasan bagi “kegagalan” saya “mempromosikan” dua orang Pribadi Raharja ke jenjang iLearning. Next pintu sukses lain sudah menunggu untuk……………………..dibuka.

Salam Pribadi Raharja – Sukses        

iCP5 Assignment 2

Penugasan kedua dari iCP5

1. Masuk ke ilearning.me

Status : Tercapai

Bukti

2. Register dengan memakai Rinfo

Status : Tercapai

Bukti 

3. Menunggu konfirmasi email dari Rinfo

4. Kembali ke ilearning.me untuk login menggunakan username dan password baru.

Status : Tercapai

Bukti

5. Dalam web ime nya tolong diisi pengalaman pembelajaran iLearning.

6. Ada huruf yang di bold, italic dan underline. Ada link dan ada gambar.

Status 5, 6 Tercapai

Lihat di link ini http://ends.ilearning.me/?p=135

7. Gravatar harus dilakukan dengan benar.

Status : Tercapai

Bukti

gravatar1

8. Mengajak 2 orang PribadiRaharja yang belum memiliki iMe, untuk melakukan hal dari 1 sd 7 yang disebut diatas.

Status : on Progress

9. Ada comment yang ditulis di post sendiri dan di post teman di ilearning.me .

Status : Tercapai

Bukti

Picture4

iCP5 Assignment 3

Penugasan Chat dengan iDuHelp

Melakukan Chat secara on line tiga kali

Melakukan  Chat secara off line  tiga kali

Meminta laporan hasil pembicaraan (transcript) chat on line

Membuat CerMe di iMe tentang pengalaman, manfaat dari kegiatan ini, serta usulan/saran yang konstruktif tentang layanan iDuHelp

Keterangan : Telah melaksanakan chat secara online tiga kali, membuat transcript pembicaraan dan melakukan chat off line sebanyak tiga kali.

Status : Tercapai 100%

CerMe proses penyelesaian dan pengalaman menyelesaikan penugasan 3 ini dapat dilihat  disini 

 

Pengalaman Menyelesaikan Penugasan ke 3 iCP5

Sejak punya “mainan baru”  iLearning rasanya waktu berjalan dengan demikian cepatnya, normalnya waktu satu hari satu malam itu 24 jam rasanya masih kurang karena begitu asiknya saya belajar, bekerja, bermain, berdoa dengan “mainan baru” ini kalau saja boleh saya memohon mungkin satu hari satu malam ditambah barang lima enam jam, namun hal itu sudah barang tentu tidak mungkin terkabul. Hari telah berganti, hari itu Kamis, 06 Februari 2014, ketika saya membuka eMail dihadapan saya terpampang kembali penugasan yang ketiga yang harus dikerjakan, tugasnya sih cukup simpel, yaitu melakukan chating secara on line dengan iDu Help sebanyak tiga kali dan chating secara offline juga tiga kali, setelah itu kita harus dapat membuktikan hasil “chatingan”  kita dengan iDu Help berupa transkrip pembicaraan kita.

Galau

Tugasnya  memang kelihatan “mudah dan sederhana” pokoknya ah “gancel” lah kata anak saya sih hanya disuruh “chatingan” saja. Tetapi mengerjakannya itu memerlukan effort yang luar biasa banyak menguras tabungan emosi kita, karena disitu kita benar-benar diuji dengan kesabaran. Menunggu dan menghadapi layar monitor untuk mendapat setiap jawaban dari pertanyaan yang kita ajukan. Namun setelah saya renungkan kembali, saya mulai berimajinasi, betapa rekan-rekan (mahasiswa) yang sedang bertugas di iDu Help melayani dan menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh penanya, dengan penuh kesabaran, dedikasi tinggi dan telaten memberikan jawaban/solusi atas pertanyaan yang diajukan, inilah merupakan bagian dari Learning by Doing Pribadi Raharja sedang berproses. Saya patut berbangga dengan mereka, untuk menuju kesana tentunya diperlukan skill, knowledge, attitude  dengan kualifikasi khusus.

Inilah proses/tahapan yang saya lakukan dalam menyelesaikan penugasan ke tiga ini.

  1. Pertama masuk ke  iDuHelp iLearning Raharja. untuk chating dalam posisi on line (pada hari kerja dan jam kerja), harap diingat bahwa iDuHelp mempunyai jam kerja sampai jam tertentu secara on line, lewat dari jam kerja, status on line akan berobah menjadi off line.
  2. Saya lakukan chat on line sebanyak 3 sesi, setiap sesi usahakan setelah ditutup memberikan data address eMail kita (RINFO), gunanya mengirim address eMail kita adalah untuk mendapatkan data chating kita berupa TRANSCRIPT  yang akan dikirim oleh petugas ke eMail (RINFO) kita. Dilanjut dengan melakukan chat secara off line diluar jam/hari kerja
  3. Sebagai pembuktian kita telah melaksanakan chat secara on line maupun off line, maka tampilan layar pada saat sedang proses chating di “PintScreen”, gambarnya kita pindahkan menjadi format picture (png, atau format lainnya) untuk kita “tempel” di lembar jawaban penugasan. Begitu juga transcript chating kita harus dibuatkan PrintScreen nya untuk kita tempel di lembar jawaban penugasan
  4. Sampai tiga tahapan diatas selesai sudah menyelesaikan Assignment 3 dari pelatihan iCP ini  

is (14)

Dari proses pengerjaan tugas ke tiga telah selesai ini, saya ingin berbagi pengalaman dan beberapa masukan yang mungkin dapat berguna untuk perbaikan semua pihak yang terlibat antara lain :

  1. Manakala kita menghadapi kendala/persoalan atau permasalahan yang berkaitan dengan proses pembelajaran iLearning, iDuHelp sebagai Management Tools dapat dirasakan manfaatnya oleh user, cara kerja dan pelayanan dapat dikategorikan sudah baik.
  2. Tim iDuHelp telah menunjukkan cara kerja yang  profesional  (dalam status sebagai mahasiswa yang menjalankan Tri Darma Bakti Pendidikan, kita patut berbangga dengan kiprah mereka) …… koreksi jika saya keliru apakah Tim yang ada di iDuHelp ini semua masih berstatus mahasiswa?
  3. Mengingat latar belakang pendidikan saya bukan dari displin ilmu IT dan Komputer,  saya sudah banyak terbantu dengan keberadaan iDuHelp ini. Dalam hal teknis saya tidak begitu banyak menguasai dan mengetahui dimana letak kekurangan/kelemahan maupun keunggulan teknis yang mendukung proses bekerjanya sistem dari iDuHelp ini.
  4. Satu hal yang dapat dikatakan user (customer) manakala ia telah  mengatakan  “I’m Satisfied”, artinya tingkat kepuasaan itu didapat tatkala ekspektasi kita terhadap sesuatu telah melampaui apa yang kita harapkan. Dan itu yang saya rasakan ketika saya berkomunikasi dengan  iDuHelp iLearning Raharja.

is (12)Saya akan menutup CerMe  ini dengan mengutip beberapa kata bijak antara lain (dari berbagai sumber) :

  1. Tetaplah bergerak maju, meskipun lambat, karena dalam keadaan tetap bergerak,  Anda menciptakan kemajuan. Adalah lebih baik bergerak maju, sekalipun pelahan, daripada tidak bergerak sama sekali
  2. Kegagalan itu dapat disebabkan oleh dua hal , yakni orang yang berpikir tetapi tidak pernah bertindak dan orang yang bertindak tetapi tidak pernah berpikir
  3. Salah satu pintu kesuksesan tertutup, pintu lain terbuka. Hanya seringkali kita terpaku begitu lama pada pintu tertutup sehingga tak melihat ada pintu lain yang telah terbuka untuk kita.
  4. Tak ada rahasia untuk mencapai sukses. Sukses dapat terjadi karena persiapan, kerja keras,  dan mau belajar dari kegagalan

 

ScreenShoot Penyelesaian Tugas 3

Off3    off1  off1Transcript Transcript2  Transcript3