Home » iMe

Category Archives: iMe

Archives

October 2017
S M T W T F S
« Apr    
1234567
891011121314
15161718192021
22232425262728
293031  

SC iCM-3

Special Contribution (SC)

NoNamaSpecial ContribtionJumlah
11
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

 

IQ Tinggi = Sukses?

Masih ingat dengan buku Seven Habits of Highly Effective People karya Stephen R Covey yang pernah saya share? Kali ini saya coba menyunting lagi hasil riset yang dibuat oleh TalentSmart dan pendapat Covey berkaitan dengan peran rumpun kecerdasan emosional (Emotional Quotient – EQ) dalam kehidupan manusia pada umumnya. Dahulu kita selalu “dibombardir” dengan jargon/motivasi bahwa kesuksesan hidup dan kehidupan seseorang sangat ditentukan dengan tinggi-rendahnya IQ (kecerdasan intelegensia), anak-anak yang punya score IQ tinggi menjadi dambaan para “OrTu” karena sudah ada jaminan kesuksesan hidup masa depan akan dapat diraih. Namun saat ini, anggapan bahwa sukses tidaknya seseorang hanya bertumpu pada dimensi  intelektual saja sudah tidak berlaku lagi. Dari beberapa hasil riset mengatakan bahwa peran IQ dalam menopang kesuksesan seseorang itu hanya mengkontribusi antara 10-20% saja. Masih ada kecerdasan lainnya yang lebih dominan menyumbang dibalik suksesnya hidup seseorang itu. Kecerdasan apa saja selain IQ yang perlu kita ketahui?

 

Ada lima rumpun kecerdasan yang selama ini kita kenal

  1. IQ (INTELLEGENCE QOUTIENT)
  2. EQ (EMOTIONAL QOUTIENT)
  3. SQ (SPIRITUAL QOUTIENT)
  4. CQ (CREATIVITY QOUTIENT)
  5. AQ (ADVERSITY QOUTIENT)

Emotional Quotient (EQ) mempunyai peranan penting dalam meraih kesuksesan pribadi dan profesional. EQ dianggap sebagai persyaratan bagi kesuksesan pribadi. Alasan utamanya adalah masyarakat percaya bahwa emosi-emosi sebagai masalah pribadi dan tidak memiliki tempat di luar inti batin seseorang juga batas-batas keluarga. Penting bahwa kita perlu memahami apa yang diperlukan untuk membantu kita membangun kehidupan yang positif dan memuaskan, karena peran EQ ini (58%) akan mendorong mencapai tujuan-tujuan PROFESIONAL kita.

Berikut ini beberapa definisi tentang EQ dari para pakar seperti Daniel Goleman mengatakan “EQ adalah kemampuan untuk mengenali perasaan sendiri, perasaan orang lain, memotivasi diri sendiri, mengelola emosi dengan baik, dan berhubungan dengan orang lain”. Sementara Cooper & Sawaf mengatakan “EQ adalah kemampuan mengindra, memahami dan dengan efektif menerapkan kekuatan, ketajaman, emosi sebagai sumber energi, informasi, dan pengaruh”. Penelitian lain menemukan bahwa individu yang dengan potensi kempemimpian kuat juga cenderung lebih cerdas secara emosional. Riset ini menyarankan bahwa EQ adalah kualitas penting yang perlu dimiliki pemimpin atau manajer.

Kesimpulan “micro” yang boleh diambil dari pendapat dua pakar diatas tentang EQ ini adalah begitu pentingnya meningkatkan kecerdasan emosional (EQ) mutlak kita perlukan karena memiliki kecerdasan emosional (EQ) yang matang akan membuat kita menjadi orang yang dapat lebih memahami, berempati, dan mampu bernegosiasi dengan orang lain. Jika tidak…..kesuksesan akan menghindari kita baik dalam karir maupun dalam kehidupan pribadi………believe it or not?

Bagaimana menurut Anda…………? inginkah punya “income” > US$ 29.000

Ini ada respon dari seseorang bisa dibaca disini

Cermi : Kita Punya Pilihan

Evaluasi Sesi Assignment 6 WIDURI

Tujuan

TIU (Tujuan Instruksional Umum). Pelatihan Sesi 6 : Mengenalkan salah satu bentuk keunggulan yang dimiliki oleh PTR yaitu WIDURI (sebagai ensiklopedia) yang dibuat dan dikembangkan oleh PR, dari PR, untuk PR (Pribadi Raharja) dan komunitas ilmiah lain pada umumnya.

TIK (Tujuan Instruksional Khusus). Pelatihan Sesi 6 : Mengajak/mendorong peserta dan PR pada umumnya untuk menulis (dalam bentuk tulisan ragam ilmiah) di WIDURI.

Evaluasi :

Peserta pelatihan secara umum dapat mengikuti dan dapat membuat karya tulis dalam bentuk tulisan ragam ilmiah.

Tindak lanjut

Peserta agar dapat menulis karya tulis (ilmiah) yang dapat dipertanggung jawabkan baik dalam tata cara penulisan, isi (konten) tulisan, tujuan/manfaat dengan menghindari unsur-unsur plagiarisme.

Evaluasi Sesi Assignment 5 IDu Class

 

Tujuan

TIU (Tujuan Instruksional Umum). Pelatihan Sesi 5 : Peserta mampu membuat iDu Class dan menyiapkannya sendiri untuk proses belajar mengajar (PBM) kelas iLearning yang akan diampuh nya. Peserta dapat mengatur konfigurasi kelas, penugasan/waktu dan memberikan nilai sesuai jenis penugasan (Assignment) yang diberikan kepada mahasiswanya.

TIK (Tujuan Instruksional Khusus). Pelatihan Sesi 5 : iDu Class sebagai standar baku untuk PBM kelas iLearning. Menjadikan kegiatan belajar mengajar tidak lagi menggunakan RME, semua sudah teriintegrasi menggunakan gadget (iPad-Laptop-Smartphone)

Evaluasi :

Peserta pelatihan secara umum dapat mengikuti dan dapat membuat iDu Class yang sudah terintegrasi dengan bahan ajarnya yang ada di site iMe Class.

Tindak lanjut

Peserta agar dapat lebih memperdalam kemampuan/pengetahuan yang berhubungan dengan fasilitas-utilitas yang ada dalam iDu untuk dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Evaluasi Sesi Assignment 4 CerMi

Tujuan

TIU (Tujuan Instruksional Umum). Pelatihan Sesi 4 : Peserta membuat tulisan yang dipostingkan di iMe dengan tema tulisan bebas (non formal) dapat berupa ceritera atau pengalaman sebagai bentuk ekspresi atau motivasi dan berbagi dengan orang lain.

TIK (Tujuan Instruksional Khusus). Pelatihan Sesi 4 : Tulisan CerMi sebagai tools untuk berbagi (sharing) dan saling memotivasi antara komunitas (Grup belajar, Kelas, dll.). Membentuk kebiasaan menulis/membaca dan menumbuhkan rasa kepedulian antar komunitas (dengan membuat komen atau membalas/reply CerMi yang dikirim).

Evaluasi :

Peserta pelatihan secara umum dapat mengikuti dan mengerjakan tugas sesi 4 ini dengan baik

Tindak lanjut

Kumpulan CerMi dapat dikompilasi (dijadikan album CerMi) sebagai dokumentasi sesuai tema atau komunitasnya.

Evaluasi Sesi 3 – iMe Class & SKuP

Tujuan

TIU (Tujuan Instruksional Umum). Pelatihan Sesi 3 : Peserta diharapkan memiliki pemahaman terhadap keberadaan iMe Class dan mampu membuat bahan ajar yang sesuai dengan standar yang telah ditetapakn oleh PTR

TIK (Tujuan Instruksional Khusus). Pelatihan Sesi 3 : Peserta  memiliki keterampilan menggunakan dan memaksimalkan fasiitas yang tersedia di site iMe Class, membuat bahan ajar yang mudah difahami, mudah diakses oleh mahasiswa, sehingga konsep pembelajaran iLearning bagi para mahasiswa menjadi lebih menarik (tidak membosankan dan tidak monoton). Dosen dapat memberikan keleluasaan pada mahasiswa untuk memberikan kontribusi terbaiknya, dengan membuka kesempatan mahasiswa diundang dengan berbagai peran dalam site iMe Class (sebagai Author, Subscriber atau peran lainnya sesuai kebutuhan dan tingkat kepentingannya)

Antar sesama dosen (dalam mata kuliah yang sama) dapat berkolaborasi dan saling melengkapi untuk meningkatkan/mengembangkan bahan ajar yang ada. Sehingga ada persesuaian/kesamaan bahan ajar berdasarkan silabus dan SAP nya.    

Evaluasi :

Peserta pelatihan secara umum dapat mengikuti dan mengerjakan tugas sesi 3 ini dengan baik

Tindak lanjut

Tanpa mengurangi atau mengecilkan unsur  kreativitas dan faktor kemampuan dosen dalam membuat bahan ajar pada iMe Class, seyogianya ada standar baku yang diterapkan untuk jenis tampilan bahan ajar yang dimuat dalam iMe Class tersebut. Bentuk tampilan yang ada selama ini ada yang  berbentuk embeded format Rinfo Slide, ada dalam bentuk text dan pict langsung di body posting iMe. (Catatan : dalam satu site iMe Class jika mau menggunakan embed file Rinfo Slide semua bahan ajarnya harus menggunakan embed Rinfo Slide, begitu juga jika dosen lebih suka menggunakan format Text dan Pict dalam Post Imenya semua mengunakan Postingan saja tidak dicaampur-campur)

 

Evaluasi Sesi 2 – Chat with iDuHelp

Tujuan

TIU (Tujuan Instruksional Umum). Pelatihan Sesi 2 : Peserta diharapkan memiliki pemahaman terhadap keberadaan iDuHelp dan manfattnya dalam menunjang proses   belajar mengajar, membangun sikap ingin mengetahui dan bertanya tentang segala sesuatu yang berkaitan dengan konsep TPi (Ten Pilars iLearning)

TIK (Tujuan Instruksional Khusus). Pelatihan Sesi 2 : Peserta  memiliki keterampilan menggunakan dan memaksimalkan fasiitas yang tersedia di iDuHelp, Menciptakan multiflier effect bagi Pribadi Raharja secara keseluruhan (Pribadi Raharja sebagai  customer dan Pribadi Raharja yang berperan sebagai Operator iDuHelp dalam kerangka menjalankan Tri Darma Bhakti Perguruan Tinggi)

Evaluasi :

Peserta pelatihan pada umumnya sudah memahami dan memanfaatkan secara maksimal keberadaan iDuHelp sebagai sarana tempat bertanya (khususnya yang berhubungan dengan  permasalahan yang dihadapi dalam menyelesaikan tugas-tugas pelatihan).

Ada hambatan atau masalah pada proses menunggu jawaban dari operator iDuHelp dibeberapa sesi chat (oleh beberapa  peserta) dengan operator iDuHelp memang disayangkan ini terjadi, namun normatif  dapat dipahami sebagai bagian dari proses belajar mengajar para operator iDuHelp yang notabene mereka berstatus sebagai mahasiswa yang tengah menjalankan tugas Tri Darma Bhakti Perguruan Tinggi.

Upaya perbaikan yang dilakukan dan respon dari PIC iDuHelp sangat positif dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan dan kerterampilan para operator iDuhelp ini yang nantinya mereka tentunya akan banyak mendapat pertanyaan lainnya dari peserta pelatihan iCP7 khususnya dan PR lain pada umumnya.

Tindak lanjut

Diharapkan peserta training dapat menularkan hal positif yang telah didapat kepada PR lainnya. Membudayakan bertanya, berpendapat dan menghormati adanya perbedaan pendapat(an)……..🏧. Berbeda pendapat….harus dihormati, berbeda pendapat(an)…….terima dengan ikhlas….he….he….he

 

 

 

Evaluasi Sesi 1 Aku Suka RINFO

 

Tujuan

TIU (Tujuan Instruksional Umum). Pelatihan Sesi 1 RINFO : Peserta diharapkan memiliki pemahaman terhadap utilitas (asas manfaat) keberadaan RINFO sebagai bagian dari tools of management communication karena sebagai alat komunikasi tentunya harus disinergikan dengan kepentingan lingkungannya dan lingkungan inti (Core Environment) yang terkait di Raharja adalah lingkungan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

TIK (Tujuan Instruksional Khusus). Pelatihan Sesi 1 RINFO : Peserta dapat memiliki keterampilan menggunakan dan memaksimalkan fitur yang dimiliki dalam RINFO baik untuk kepentingan menjalankan proses KBM maupun untuk berkomunikasi dengan pihak internal dan pihak eksternal lainnya. Membentuk habit dan membangun attitude positif berkomunikasi dengan RINFO. (Bisa karena terbiasa, responsible, responsif, menerima dan mengirim email by RINFO)

Evaluasi

RINFO : Peserta sudah tidak ragu atau diragukan lagi dalam hal keterampilan menggunakan fitur-fitur (dasar) yang ada dalam RINFO, seperti misalnya mengirim eMail dengan melampirkan (Attach) file, mengirim eMail dengan menyisipkan modus pict, text, url yang langsung terlihat pada saat eMail dibuka penerima.

Memanfaatkan fitur tambahan yang ada dalam RINFO, peserta diajak untuk menggali semua keunggulan dan fasilitas yang  tersedia di RINFO, mengenalkan  RINFO (R)Docs, (R)Sheet, (R)Slide, (R)Drive yang nantinya akan sangat berguna pemanfaatanya dalam menjalakan KBM (iLearning dan iLearning Plus).

Catatan : Dalam penggunaan RINFO sehari-hari di internal Raharja, hindari (jangan lakukan) attachment file, upayakan semua dalam bentuk sisipan yang menempel di bodi email agar dapat langsung terlihat/terbaca ketika email dibuka oleh sipenerima.

RDocs, RSheet, RSlide, RDrive harus dikuasai penggunaan dan manfaatnya. Menguasai secara teknis aplikasi tersebut akan sangat membantu peserta menyiapkan bahan ajar yang nantinya untuk  dimasukan dalam site iMe Class.

Jawaban Standard iDu : Ini penting diketahui dan dikuasai oleh peserta, mengingat semua bentuk penugasan yang diberikan nantinya pada kelas iLearning dan iLearning Plus harus dijawab oleh mahasiswa sesuai standard yang sudah dibakukan yaitu ada Pertanyaan, ada Pernyataan Status, ada Pembuktian.

Menjawab/submit tugas jangan ditunda-tunda, format jawaban yang tersedia cukup sederhana/familiar seperti format docs ada tersedia menu pilihan. Kesempatan submit, jika diberikan kesempatan untuk dapat mengirim beberapa kali gunanya adalah jika ada kesalahan jawab atau perlu ada perbaikan dapat dilakukan submit kembali sampai batas (Attempt) yang diberikan, hati-hati jika kesempatan submit hanya satu kali, sebaiknya jawaban disimpan dahulu (saving) sebelum di  submit

iLearning dan iLearning Plus sebagai sebuah inovasi  KBM yang dijalankan di PTR, merupakan instrumen/tools, tetapi lebih penting lagi nantinya adalah siapa yang akan menjalankannya karena ditangan kita-kita inilah (peserta trainng iCP7 ) nantinya tanggung jawab keberhasilan KBM iLearning dan iLearning Plus akan mampu menghasilkan outcome  (lulusan) mahasiswa terbaiknya. (Not a Gun, but Man behind the Gun)

Kesimpulan

Sesi pertama pelatihan telah berjalan dengan baik, antusiasme, spirit, team work, partisipasi telah terbangun, ini merupakan pertanda bahwa peserta pelatihan akan dapat menyelesaikan program pelatihan dengan sebaik-baiknya. be a Good Leader, be a Good Teacher……think together, work together, grow together

Catatan Pernak-pernik Special Contribution
Inilah tantangannya, saya sampai keteteran untuk memilih dan memberikan SC (Extra Credit) bagi peserta, karena begitu "dahsyat" nya peserta pelatihan iCP7 ini ....(Kata Kan Roihan mah hebat semua euy)...So rekan semua, walau hanya beberapa peserta yang mendapatkan SC di sesi 1, bukan berarti yang tidak ber SC tidak "dahsyat" semua sudah menunjukan kemampuan/kemauan terbaiknya.Saluuut

Silakan jika rekan-rekan ingin menambahkan sesuatu dalam evaluasi ini dapat ditulis di kolom comment  atau hanya sekedar memberi komentar saja dipersilakan

PS : seharusnya rekan-rekan yang tidak memiliki site iMe personal, dapat memberikan komentar atau masukan pada site iMe ini, karena bukankah sudah melakukan register di ilearning.me dan mendapat ID User + Passwordnya? Jika belum segera lakukan untuk dapat berpartisipasi memberi komentar/masukan.

Kita akan lanjut ke pelatihan sesi dua………………………

SC-iCP7

Special Contribution

​​

No
 Nama
 Special Contribution
Jumlah
1

M.Y Romdoni

3
2 Noura Fitriawati   2
3 Ilamsyah   2
4 A. Hayat  4
5 Ahmad Roihan

3
6 Arsi Yulianjani 2
7 Faridi 1
8 Sendy Z Friandi 2
9 Joko Dewanto 1
10 Arief Saptono 1
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20

 

CerMi Perdana iCM2

CG358A

Ini merupakan CerMi perdana yang saya tulis dalam rangka mengikuti program Training iCM angkatan ke 2, setelah kurang lebih satu tahun sejak saya dinyatakan lulus program pelatihan iCP angkatan ke 5. Berawal dari sharing-diskusi tanggal 03 Nopember 2014 hari Senin bersama Pak UR diruang kerjanya ada Mbak Ai, Susan (sebetulnya banyak yang diundang hadir seperti Pak Agus, Pak Dendy Jonas dan member iCP6) tapi kebetulan saya lebih awal datang, beliau mengatakan akan kembali membuka pelatihan lanjutan bagi lulusan iCP untuk diajak kembali masuk “Kawah Candradimuka” menjalani program pelatihan lanjutan yaitu iCM (Ilearning Certified Master) angkatan ke 2. Tanpa berlama-lama saya nyatakan siap untuk ikut ambil bagian dari pelatihan tersebut.

Bulan Desember 2014 saya menerima undangan lewat email untuk registrasi/mengisi formulir yang disediakan dan submit, selanjutnya resmilah saya terdaftar sebagai peserta pelatihan iCM angkatan ke 2 ini. Lepas itu semua kita kembali disibukan dengan tugas rutin sehari-hari. Hari berganti hari, minggu berganti minggu dan bulan berganti bulan, dengan tidak terasa bulan Desember 2014 telah berlalu dan berganti ketahun 2015.

Masuk tahun 2015 Januari  tanggal 28 ada undangan pertemuan perdana pelatihan iCM bersama Pak UR diruang beliau, tadinya saya sudah confirm mau hadir, sayangnya pada waktunya dikarenakan ada sesuatu hal yang tidak dapat saya tinggalkan, dengan menyesal saya tidak dapat hadir mengikuti pertemuan tersebut. (sampai disini saya keep in touch dengan kolega untuk update informasi).

images (1)

Get Ready for iCM2, gong telah dibunyikan tanda start pelatihan resmi dimulai, muncul pertanyaan Where do I began? Where do I start?.…………………….masih gelap ah! Mungkin  menyimak SIKON dahulu  lebih baik deh begitu pikiran saat itu.

30 Januari buka email milis waaaauw sudah banyak sekali email respon masuk dari iCMers, semua member pada minta sesuatu ke instruktur (Pak UR, selanjutnya di hand over ke Miss Hani) ada catatan khusus buat Miss Hani rupanya sudah punya gelar baru lagi yah yaitu Bu Madu, konon katanya ini sudah dipatenkan ya Miss. Gelar ini dipersembahkan oleh Pak Dendy Jonas dan diberkahi oleh Pak Jun (he….he….he).

 

30 Januari 16:45 ikutan minta sesuatu ke Bu Madu………. eh lupa ke Miss Hani gitu loh yaitu minta untuk jadi Author icm.ilearing.me sebagai kunci pembuka masuk pelatihan. Satu jam dua jam dan….. dan….. dan seterusnya menunggu, sementara email berdering terus semua isinya sudah done, sudah done authornya, tapi kok request saya belum juga ada konfirmasinya, walah……..walah sementara orang yang lebih belakangan antriannya dari saya sudah di “done” kan saya yang lebih dulu dari yang lain belum juga “done” ini membuat saya benar-benar jadi “down” jangan-jangan saya bukan di “done” kan tapi justru di “down” kan nih oleh Bu Madu ini …..hiiiii….hiiiii…….hiiiii.

 

31 Januari saya kirim ulang request saya sambil “menghiba-hiba” begitu kira-kira Miss kalau mintanya sambil bertatap muka sih. Alhamdulillah akhirnya request saya jadi juga “done” setelah terpending cukup lama yang membuat thermoiLearning saya meredup sesaat. Begitu dinyatakan “done”,  bara thermoiLearning saya kembali berkobar. (Special thank’s for Miss Honey……I know you are very-very busy).

Langsung posting di icm.ilearning.me, inilah postingan pertama saya, tidak banyak yang ditulis sekedar mengenalkan diri dan membuat beberapa link yang harus ada disitu. Agak “ngiri” juga setelah melihat postingan iCMers lain seperti punya Pak Jun, Pak Agus, Bu Euis, Bu Dedeh, tampilannya kece-kece semua pada pakai table. Mula-mula saya pikir table itu difasilitasi oleh admin, muncul lagi tuh “negative thinking” saya kok postingan saya tidak difasilitasi yah! Curang lagi nih admin heh…he….he….(Miss Hani). Penasaran juga saya kirim email minta pencerahan ke Miss Hani, Pak Agus, Pak Jun dan iCMers lainnya, langsung direspon oleh Miss dan Pak Agus bahwa table itu dibuat oleh masing-masing peserta…….ooooh begitu toh? Penasaran lagi muncul kalau orang lain bisa buat table kenapa saya nggak bisa? Dikasih tahu oleh Miss caranya yaitu ada di iRan.raharja.info.Tancap langsung iPad menuju sasaran masuk iRan.raharja.info, nyari-nyari dan nyari cara membuat table akhirnya ketemu juga “rahasia” cara membuatnya semua lengkap ada petunjuk/arahannya. (ikuti saja petunjuk yang ada disana) akhirnya saya berhasil membuat table yang rrrrrruaaaar biasa table saya beda dengan yang lainnya lho (boleh dilihat donk disini). Tuntas sudah rasa kepenasaran saya terbayar lunas. Thank’s again to Miss Hani, Pak Agus.

 

01 Februari 2015, Minggu kelabu hujan terus walau rintik-rintik kadang deras juga serba salah nih mau keluar untuk berleha-leha rasa-rasanya males juga (malesnya ngeluarin dan udahnya nyuci kendaraan sebenarnya sih) dirumah nongkrongin email terus nyimak Pak Jun dan Miss Hani ber tik-tak ria asyik juga sih, saya nikmati saja tanpa ikutan nimbrung. Mengisi waktu kutak-katik bahan ajar sebelumnya untuk diupdate buat ancang-ancang SKUP mengingat belum tahu mata kuliah apa yang diampuh nanti pada semester genap yad ini, karena  belum ada informasinya saya coba update/revisi bahan ajar/silabus/SAP mata kuliah yang pernah saya ampuh. Akhirnya mata tidak lagi bisa diajak kompromi disamping faktor “U” juga kali yah dan saya harus “sadar” diri he….he……he, saya tutup aja iPad nya ya! Dan …………..

Saya akhiri dulu CerMi perdana ini dengan mengutip kata-kata bijak dari beberapa sumber, mudah-mudahan dapat menginspirasi dan menebarkan “virus” SKUP minded.

Orang bijak adalah dia yang hari ini mengerjakan apa yang orang bodoh akan mengerjakannya tiga hari kemudian. (Abdullah Ibnu Mubarak)

Kebahagiaan anda tumbuh berkembang manakala anda membantu orang lain. Namun, bilamana anda tidak mencoba membantu sesama, kebahagiaan akan layu dan mengering. Kebahagiaan itu bagaikan sebuah tanaman; harus disirami setiap hari dengan sikap dan tindakan memberi. (J. Donald Walters)